Tampilkan postingan dengan label Guru Bantu DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru Bantu DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

TETAP SEMANGAT GURU BANTU JAKARTA

https://www.facebook.com/groups/fkgb.dki/
‪#‎AJAKAN‬ dan HIMBAUAN :

Kepada teman2 GB DKI Jakarta,

Penting untuk diketahui,

1. Bahwa Kemenpan TELAH memberikan tambahan Quota PNS untuk SEMUA GB DKI Jkt, dan Pemprov DKI akan mengakomodir GB menjadi PNS, secara bertahap mulai thn 2014 - 2015, sesuai pernyataan dari Deputi Kemenpan.

2. Bapak Azwar Abubakar sebagai Menteri PANRB TELAH menerima kami langsung dari Perwakilan GB di ruang Media center tgl. 26-02-2014, dan menyatakan bahwa Kemenpan BESEDIA memberikan Quota PNS kepada seluruh GB DKI Jkt, untuk DIANGKAT PNS.

3. Kementerian akan MENGUNDANG Pemprov DKI untuk membicarakan secara teknis, yang prosesnya diperkirakan akan di mulai pada Juni-Juli 2014, melalui SELEKSI.

4. Bahwa BKD DKI Jkt pd tgl. 26-02-2014, TELAH BERSEDIA untuk menindaklanjuti atas apa yg disampaikan oleh Menpan, agar seluruh GB DKI Jkt dapat diangkat CPNS/PNS,

Oleh karena itu, kami MENGAJAK dan MENGHIMBAU :

a. Kepada Keluarga Besar GB DKI jkt, MARI BERSAMA2 ikut berpartisipasi MENGAWAL apa yg telah kita perjuangkan, agar apa yg disampaikan oleh Menpan SEGERA dapat direalisasikan,

b. Kepada Pengurus GB DKI Jkt maupun anggota.. dari manapun dan siapapun... MARI BERSATU PADU, dan JANGANLAH TERPECAH BELAH,
mengingat bahwa kita berada dalam USIA KRITIS, yg pada akhirnya akan merugikan diri kita sendiri.

Semoga Alloh swt, Tuhan YME, meridloi langkah kita bersama.
Amiiiinnn...

Rabu, 05 Maret 2014

Hasil Pertemuan dg BKD DKI Jakarta, 03-03-2014

https://www.facebook.com/groups/fkgb.dki/
‪#‎News‬ Update,
Hasil Pertemuan dg BKD DKI Jakarta, 03-03-2014 :

1. Pertemuan dilakukan bersama Kusubag Kepegawaian dan jajarannya di Ruang Rapat Utama (BKD) DKI Jkt, mulai sekitar pkl. 10.00 s/d 11.30 wib

2. Progress terkait tindak lanjut penyelesaian GB DKI sudah dan sedang dilakukan koordinasi dengan Kemenpan dan Kemdikbud, agar sesuai rencana.. nanti pd Bulan Juni/Juli seluruh GB DKI dapat diakomodir dlm mengikuti Test Seleksi CPNS 2014, utk menentukan mereka2 yg masuk pada tahap-1 (2014) dan mereka2 yg masuk tahap ke-2 (2015)

4. Kami bertemu langsung dan berdialog dgn Kasubag Kepegawaian BKD DKI Jkt, dan jajaranya.. utk mengetahui progres dan tindak lanjut dr penyelesaian GB DKI Jkt, agar semakin cepat. Mengingat rata2 usia kita tidaklah muda lagi.. dan mendekati usia kritis.

5. Kami berdialog panjang lebar dgn Kasubag Kepagawaian BKD DKI Jkt dan jajarannya, krn biar bagaimana pun beliau2 lah yang bekerja.. beliau2lah yg lebih tahu dan mengerjakan trkait ttg data2 GB DKI Jkt, bukan org lain.. Hal ini kami lakukan, bercermin pd masa lalu bahwa salah satu hambatan yg ada berada pd level menengah, yg terlibat langsung dlm penanganan dokumen pegawai.

6. Bahwa Kasubag Kepegawaian dan jajarannya, mulai menindak lanjuti atas apa yang telah di sampaikan Bpk. Menpan kpd Kepala BKD DKI Jkt. Agar permasalahan GB DKI Jkt, segera terselesaikan.

Oleh karena itu, kami mengajak kepada semua pihak, baik Pengurus maupun anggota, dalam hal ini teman2 semua.. Keluarga Besar Guru Bantu DKI Jkt, MARI BERSATU PADU.. KITA KAWAL BERSAMA2.. JANGANLAH TERPECAH BELAH, agar apa yang kita cita2kan, sesegera mungkin dapat kita capai.. Amiinn..


http://diajakbisasuksesdbs.blogspot.com/2013/03/nith-nomor-induk-tenaga-honorer.html

Rabu, 03 Juli 2013

Mendikbud Terima Guru Bantu yang Unjuk Rasa

Mendikbud Terima Guru Bantu yang Unjuk Rasa


Jakarta --- Usai menunaikan ibadah sholat ashar di mesjid Kemdikbud, Mendikbud Mohammad Nuh menghampiri ratusan guru bantu yang berunjuk rasa di halaman gedung Kemdikbud. Mendikbud kemudian melakukan audiensi dengan mereka di Plasa Insan Berprestasi Gedung A Kemdikbud, Selasa (21/5).
Ratusan guru bantu yang berunjuk rasa di depan kantor Kemdikbud tergabung dalam Forum Guru Bantu DKI Jakarta. Mereka menuntut segera dicairkannya honor guru bantu selama lima bulan, terhitung sejak bulan Januari hingga Mei 2013.
Dalam audiensi, Mendikbud menjelaskan, honor guru bantu belum cair hingga memasuki bulan ke-lima karena adanya pemblokiran anggaran oleh Kementerian Keuangan. “Tapi alhamdulillah itu sudah tidak diblokir lagi,” ujarnya .
Honor akan ditransfer langsung ke nomor rekening setiap guru bantu yang memiliki SK. “Paling lama insyaallah 27 Mei,” janji Mendikbud yang disambut tepuk tangan dari ratusan guru bantu yang hadir.
Ia juga mengingatkan, honor tersebut tidak akan diberikan penuh, karena akan dipotong pajak. “Kita ini uangnya uang APBN. Masuk di bank negoro. Itu ada aturannya. Setiap penerimaan kena pajak,” jelasnya.
Untuk ke depannya, mulai bulan Juni, Mendikbud mengatakan Kemdikbud berkomitmen untuk memberikan honor guru bantu rutin setiap bulan, yaitu pada minggu pertama. “Kalau kita tulus, ikhlas, insyaallah ada jalan,” tutur mantan Menkominfo tersebut.
Ia juga mengingatkan para guru bantu untuk tetap mengajar sebaik-baiknya. “Meskipun kita gajinya kadang-kadang nggak jelas, atau belum jelas, ngajarnya harus tetap jelas, supaya ada keberkahan”.
Sementara Ketua Forum Guru Bantu DKI Jakarta, Sarifah Eviana, mengatakan puas dengan hasil audiensi dengan Mendikbud. “Baru kali ini seumur-umur kita demo diterima di sini,” ujarnya bersemangat. Menurutnya, penjelasan yang diberikan Mendikbud sangat jelas, dan hasilnya membuat lega seluruh guru bantu.

Sumber : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/1352

Minggu, 24 Juni 2012

Kuota CPNS 2012 Bisa Capai 60 Ribu


JAKARTA--Kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk 2012 ini belum dipatok mati pada angka 13.873. Peluang kuota untuk bertambah lagi masih terbuka lebar karena instansi pusat dan daerah masih diberikan kesempatan  memasukkan usulan formasi CPNS 2012 hingga akhir Juni 2012.

Formasi yang diusulkan dibatasi untuk kategori tenaga pendidik, kesehatan, dan mendesak. Bila lewat Juni 2012, usulannya akan dimasukkan untuk kebutuhan 2013.

Perlu diketahui, formasi CPNS untuk tahun ini dialokasikan sebanyak 72 ribu dari honorer, dan sekitar 60 ribu dari pelamar umum.

"Untuk formasi tahun 2012, kami telah menerima usulan formasi dari 85 daerah, tetapi hanya 20 yang telah melengkapi dengan analisa jabatan, analisa beban kerja serta proyeksi kebutuhan pegawai hingga lima tahun ke depan," kata Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Ramli Naibaho kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Bagi yang tidak melaporkan dengan benar, sesuai dengan kebijakan moratorium, tidak diberi alokasi formasi PNS.

“Bagi yang masih ingin mengajukan formasi, diberikan kesempatan hingga akhir Juni, karena sudah harus masuk dalam pembahasan APBN. Kalau memasukkan sesudah bulan Juni, maka akan masuk dalam prioritas untuk tahun 2013,” tambah Ramli.

Setelah usulan lengkap, terangnya, pemerintah akan menetapkan formasi CPNS. "Hingga saat ini kami belum menetapkan berapa formasinya. Karena data-data yang masuk masih harus dianalisis," ujarnya.

Senada itu Kasubdit Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Petrus Sujendro mengatakan, untuk saat ini masih dalam tahap pemasukan usulan formasi CPNS dari kategori pelamar umum. Sedangkan honorer K1, kuotanya juga belum ditetapkan karena masih dalam verifikasi validasi tahap kedua.

"Untuk formasi CPNS dari kategori pelamar umum dan honorer K1 belum ditetapkan. Kalau sudah ada pasti BKN diinfokan juga oleh Kemenpan-RB," terangnya.

Kepala Biro Humas BKN Aris Windiyanto malah nampak kaget dengan adanya pemberitaan yang menyebut kuota CPNS 2012 sudah ditetapkan, termasuk kuota untuk sejumlah provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi pusat.

"Siapa yang bilang? Wah, belum ada data masuk pada saya," ujar Aris saat dihubungi kemarin.

Sementara itu Sekretaris Menpan-RB Tasdik Kinanto mengatakan, jika formasi CPNS bisa ditetapkan Juli, maka seleksi CPNS reguler sudah bisa dilaksanakan Agustus.

"Kita harapkan Agustus bisa dimulai, tapi itu tergantung kesiapan daerah juga. Kalau tidak siap ya bisa molor. Yang jelas seleksi CPNS untuk pelamar umum akan dilakukan serentak agar satu pelamar tidak bisa melamar di beberapa instansi," pungkasnya.

Sumber : http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=130572